Anda tau film Wall-E? Pasti ingat dengan robot kecilnya Wall-E.
Dalam gelaran Computex 2016, Asus membuat kejutan dengan menghadirkan
robot cerdas bernama Zenbo. Robot zenbo berfungsi selayaknya asisten
rumah tangga yang dapat mempermudah kehidupan Anda.
“Ambisi kami adalah untuk memungkinkan komputasi robot untuk setiap
rumah tangga,” kata Chairman Asus Jonney Shih Shih saat peluncuran.
Robot yang memiliki bentuk serupa dengan Wall-E ini dihadirkan Asus
untuk menyediakan bantuan, hiburan, dan persahabatan bagi pengguna. Asus
mengatakan bahwa Zembo diciptakan untuk menyasar anak-anak dan lansia.
Uniknya, Zenbo juga dapat berfungsi sebagai teman. Pasalnya, ia dapat
mengenali setiap anggota keluarga. Zenbo juga dapat menceritakan dongeng
dan memutar lagu untuk anak-anak.
Anda ingin memilikinya? Anda harus siapkan kocek sebesar $559. Tetapi masih belum ada penjelasan kapan robot ini akan dipasarkan.
Pendiri perusahaan Fortified Bicycle pada 2011 itu membangun sepeda antimaling yang tahan segala cuaca.
Seperti diberitakan situs MIT.edu,
Selasa (31/5/2016), Menn meluncurkan sepeda dengan ekosistem yang
mendukungnya. Sepeda dengan nama ‘Invincible’ tersebut memasuki pasaran
lengkap dengan ban tahan tusukan dan bingkai antikarat dan rantai.
Ia juga dilengkapi dengan komponen antimaling, termasuk U-lock, lampu,
setang, roda, dan kursi, semua terpasang dengan baut khusus yang hanya
bisa dihilangkan dengan obeng khusus, bukannya kunci biasa. Selain itu,
semua sepeda terdaftar untuk pemiliknya, seperti mobil, melalui nomor
seri.
Jika sepeda dicuri, startup akan bekerja dengan pemerintah dan pukat Craigslist atau eBay, di mana sepeda yang dicuri berakhir. Jika semuanya gagal, startup akan mengganti sepeda dicuri dalam 24 jam secara gratis.
Dengan sepeda yang lebih aman, startup ini bertujuan untuk mempromosikan bersepeda di kota-kota sebagai cara lebih cepat, lebih hijau, dan sehat untuk transportasi.
Menarik bukan... sangat perlu untuk di Indonesia (biar gak banyak pencuri)
(sumber: okezone.com)
Microsoft sepakat untuk menghadirkan software terbaik miliknya untuk
diperkenalkan kepada pengguna Android, seperti Word, Excel, dan Power
Point. Kini software tersebut mendapatkan fitur ” Tell Me,”
di mana seseorang kemudian dapat belajar apa saja dari salah satu yang
dibutuhkan untuk mengetahui tentang ketiga aplikasi tersebut hanya
dengan menggunakannya.
Menggunakan fitur tersebut sangatlah mudah, hanya perlu menekan pada “A”
dan ikon pensil di atas halaman, melanjutkan dengan memilih ikon bola
lampu. Untuk pengguna tablet, klik pada bola lampu sesegera mungkin
ketika terlihat di sudut kanan atas layar.
Ketika “Tell Me” terbuka dan kotak teks muncul, fitur tersebut sudah
siap untuk digunakan. Anda hanya perlu mengetik apa saja yang ingin
ketahui tentang aplikasi Office yang Anda gunakan saat ini, dan jawaban
yang diharapkan akan tiba dalam waktu beberapa detik saja. Tentu saja
ini fitur yang cukup membantu, ketika Anda belum terbiasa menggunakan
Microsoft Office di platform Android. (sumber : Beritateknologi.com)
Perangkat komputer dengan ukuran yang mirip dengan smartphone, bahkan
sudah terdapat layar juga. Seperti yang dikutip dari Windows Central,
Jumat (27/5/2016), disebutkan bahwa komputer mini all in one tersebut buatan salah satu perusahaan start up asal Tiongkok, Gole. Gole sendiri memberikan nama komputer mini all in one tersebut dengan nama Gole1.
Menariknya dari komputer mini all in one ini adalah, selain
telah menggunakan sistem operasi Windows 10, juga telah mendukung
penggunaan sistem operasi Android 5.1 Lollipop. Sehingga bila dilihat
sekilas komputer mini ini hampir mirip dengan smartphone pada umumnya.
Dengan mengusung layar seluas 5 inci beresolusi HD 1280×720, Gole1 ini
dibekali dengan prosesor quad core Intel Chery Trail Z8300.
Ada dua varian pada komputer mini ini, yakni dengan RAM sebesar 2GB
dan memori internal 32GB, atau dengan RAM 4GB dan memori internal
sebesar 64GB. Namun bagi yang masih merasa kurang, Anda dapat
menambahkan penyimpanan eksternal menggunakan hard disk berukuran 2,5
inci atau SSD hingga 2TB.
Untuk konektivitas bisa dikatakan lengkap karena sudah terdapat WiFi
802.11 b/g/n dan Bluetooth 4.0. Lalu terdapat juga port USB 2.0 dan USB
3.0, port micro USB, port HDMI dan port micro USB, serta tidak
ketinggalan ada port Ethernet.
Jika biasanya drone yang berukuran kecil hanya dibekali dengan komponen
yang standar, maka pemikiran tersebut akan berubah jika ketemu dengan
Dobby. Ini adalah drone buatan Startup asal China yang tengah menggalang
dana untuk proyek drone yang dapat masuk ke dalam saku.
Bukan drone saku biasa, tapi drone dengan kemampuan mumpuni seperti
kebanyakan drone high-end saat ini. Xiaomi juga telah memasuki pasar
drone dengan Mi Drone quad-copter
yang memiliki kamera tanam dengan kemampuan merekam video 4K, serta
dibanderol separuh dari harga drone buatan DJI yang memiliki kemampuan
serupa. Namun drone buatan mereka masih dianggap terlalu besar.
Hal inilah yang dimanfaatkan Dobby untuk menghadirkan drone berkemampuan
canggih namun dengan seukuran saku. Dengan kemampuan lipat, drone ini
dapat masuk ke dalam saku dengan mulus, karena baling-baling masuk ke
dalam bodi utama. Drone dengan bentuk padat ini memiliki dimensi 135 x
67 x 36.8mm dan empat rotor.
Seperti drone lainnya, Dobby juga dibekali dengan fitur koneksi WIFI,
GPS dan GLONASS, serta akan ada aplikasi smartphone untuk mengendalikan
drone daripada memiliki controller terpisah. Selain mampu terbang
standar ‘manual’, Dobby juga miliki fitur follow me, dan dapat diatur
untuk terbang melalui titik arah.
(sumber:beritateknologi.com)
Perangkat wearable asal Amerika Serikat (AS) ini dapat digunakan untuk melacak tingkat alkohol dalam darah.
Dilansir dari Wareable, Selasa (24/5/2016), BACtrack Skyn
menggunakan metode transdermal untuk melacak molekul etanol yang keluar
lewat kulit dalam bentuk keringat. Transdermal merupakan sistem
penghantaran obat melalui kulit.
Kemudian, smart band ini akan menggunakan ini data sensor untuk menghitung BAC (Blood Alcohol Content) atau kadar alkohol dalam darah Anda.
Hasilnya dapat disinkronisasi ke smartphone atau smartwatch keluarga atau orang terdekat Anda. Begitu, kadar alkohol Anda melebihi BAC, keluarga Anda dapat langsung mengetahuinya.
Konami memang dikenal
sebagai salah satu pengembang game kenamaan dunia. Namun, siapa sangka
ternyata perusahaan asal Jepang itu juga mengembangkan lengan robotik
untuk orang-orang yang membutuhkan.
Salah satunya untuk James Young, seorang gamer
yang kehilangan lengan pada kecelakaan lalu lintas beberapa tahun lalu
di London. Melihat kondisi Young, Konami bekerja sama dengan insinyur
robotik kenamaan mengembangkan lengan prostetik untuk dirinya.
Dikutip dari laman Digital Trends, Senin (23/5/2016), Konami
tak sendiri dalam proyek ini. Perusahaan itu menggandeng desainer Sophie
De Olivier Barata untuk mendesain lengan agar mirip dengan salah satu
tokoh di gim Metal Gear Solid V: Phantom Pain.
Beberapa sensor tambahan diletakkan pada kulit di sekitaran pundak
Young untuk mendeteksi pergerakan dan mengirimkan sinyal melalui lengan
dan tangan.
Tak hanya itu, tangan robotik Young ini juga dibekali dengan beberapa
fitur tambahan. Open Bionics menyematkan kelengkapan lampu senter, port
USB untuk pengisian daya smartphone, laser, jam digital, dan fitur pengendalian drone.
Konami sengaja mendesain lengan robotik ini agar dapat mengendalikan
pesawat nirawak. Jadi, Young tak memerlukan kontroler tambahan ketika
akan mengoperasikan drone.
Bagi anda yang memiliki aktivitas di luar ruangan ataupun lapangan,
kemungkinan besar mengenal handset bermerek CAT. Handset ini dibuat oleh
sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris bernama Bullitt Mobile Ltd
di bawah lisensi dari Caterpillar Inc.
Dilansir Phonearena,
Rabu (25/5/2016), perangkat terbaru mereka disebut CAT S60, dikabarkan
akan tersedia untuk pre-order Juni mendatang. Seperti kebanyakan handset
CAT lain, S60 merupakan perangkat yang tangguh. Dalam arti, ia mampu
tahan benturan beton dari ketinggian sampai 1,8 meter dan bertahan di
bawah air sampai kedalaman 5 meter selama 1 jam.
Istimewanya, CAT S60 membawa fitur yang tidak dimiliki smartphone lain
yakni integrasi kamera thermal. Kamera thermal CAT S60 memungkinkan
pengguna untuk memvisualisasikan panas yang tak terlihat dengan mata
telanjang. Selain fitur tersebut juga bisa menyoroti kontras suhu dan
sumber panas hingga 100 kaki, sehingga mampu mendeteksi peralatan
overheating maupun sumber panas lainnya.
CAT S60 akan tersedia untuk pre-order mulai awal Juni di Eropa. Kemudian
perilisan berlanjut ke bagian dunia lainnya secara global. Publik
mungkin menunggu kapan perangkat tersebut juga akan memasuki pasar
Indonesia.
Android Nbelum secara resmi diluncurkan, tapi sudah dapat dipastikan beberapa smartphone yang akan mencicipi sistem operasi (OS) tersebut. HTC menjadi vendor smartphone pertama yang memastikan hal tersebut.
Dilansir IB Times, Minggu (22/5/2016), HTC mengumumkan rencana kehadiran Android N untuk jajaran perangkatnya. Flagship smartphone HTC yang dipastikan mendapatkan OS tersebut adalah HTC 10, One A9, dan One M9.
Sejumlah smartphone lain diprediksi akan turut bergabung dengan
tiga produk tersebut. HTC akan mengumumkan rinciannya, termasuk waktu
peluncuran, setelah Google mengirimkan Android N ke para mitra
manufakturnya.
Pengumuman tersebut datang dari akun resmi Twitter HTC. "Hidup akan
menjadi sedikit lebih manis. Android N akan hadir untuk HTC 10, One A9,
dan One M9," tulis HTC.
Setelah Marsmellow, kini google mengeluarkan os N, walau belum mengetahui nama yang pas untuk os ini, google sudah menyiapkan fitur-fitur yang hebat untuk os ini.
1. Google AssistantPada asisten Google terbaru ini,
Anda akan terlibat lebih dalam dalam percakapan dengan perangkat
Android dengan Now (asisten pencari digital Google saat ini), untuk
menyelesaikan tugas Anda, seperti mencari tahu soal informasi atau
memesan reservasi restoran.
2. Aplikasi InstanLewat
pembaruan ini, Anda dapat menggunakan aplikasi tertentu tanpa harus
mengunduh atau memasang aplikasinya. Ini akan berguna bagi Anda yang
hendak berbelanja online.
3. Multiwindow Melihat dua aplikasi sekaligus akan
menjadi standar baru di ponsel dan tablet Android. Pada fitur ini, Anda
bisa melihat aplikasi dari layar yang terbagi dua. Anda dapat
menggunakan dua aplikasi sekaligus secara bersamaan.
Misalnya,
memutar video di Youtube sambil membuka Twitter. Sebetulnya fitur ini
sudah ada di ponsel Samsung dan LG beberapa tahun lalu. Namun, fitur ini
akan hadir di banyak perangkat Android.
4. Reply-in-a-Notification Fitur
yang dibawa dari perangkat Android Wear ini memampukan Anda untuk
membalas pesan dari notifikasi. Tanda notifikasi ini akan muncul di atas
layar. Dengan begitu, Anda dapat langsung membalasnya saat itu juga.
5. Gabungan Notifikasi Apabila Anda merasa 'risih'
dengan tumpukan notifikasi di jendela notifikasi layar, fitur ini dapat
membantu Anda. Google membuat sebuah fitur yang dapat menggabungkan
notifikasi dalam satu grup pada aplikasi. Anda dapat melihat tumpukan
notifikasi di setiap aplikasi, Cukup tap kumpulan notifikasi untuk melihar seluruhnya.
6. Doze on the GoAndroid
6.0 Marshmallow merupakan OS Android yang pertama kali mendapat
aplikasi penghemat baterai Doze. Nah, aplikasi Doze on the Go tak akan
jauh berbeda dengana versi sebelumnya.
7. Night ModeSama
seperti fitur Night Shift milik Apple, fitur Night Mode di Android N
dapat mengurangi ketegangan saraf mata saat melihat cahaya terang pada
layar ponsel saat malam.
Dikutip dari laman Tech Radar, Kamis (26/5/2016), perusahaan
asal Tiongkok ini dengan jelas menunjukkan layar yang dapat dilipat.
Berdasarkan keterangan, layar tersebut juga sudah mampu menjalankan
sistem operasi Android.
Dalam gambar yang ditampilkan, jelas bahwa keseluruhan layar itu merupakan layar sentuh tanpa adanya keyboard fisik sama sekali. Selain itu, layar tersebut dikabarkan sudah mendukung fitur fast charging VOOC dari Oppo.
Sayangnya, Oppo
menuturkan layar tersebut masih tahap pengembangan dan berupa
purwarupa. Untuk itu, belum dapat dipastikan kapan Oppo menghadirkan
kemampuan layar lipat ke pasaran.
Nvidia belum lama ini telah mengumumkan jajaran VGA card terbarunya yang
berserikan GTX 10XX. Dengan mengusung GPU Pascal, GeForce GTX 10XX
disebutkan memberikan banyak peningkatan performa dan yang menarik
adalah lebih hemat daya dibanding seri sebelumnya. Seperti yang sudah
dibahas sebelumnya bahwa salah satu VGA card seri 10XX yang bakal
dirilis terlebih dahulu, GeForce GTX 1080. Dari hasil pengujian memang
menyatakan bahwa VGA card tersebut jauh melampaui GeForce GTX Titan X,
yang merupakan VGA card papan atas dari Nvidia sebelum jajaran GTX 10XX
dirilis.
Meski masih belum terlalu detail mengenai spesifikasinya, GPU GP102 ini
bakal memiliki CUDA core sebanyak 3.840, lebih banyak dari GPU GP100
pada GeForce GTX 1080 yang memiliki CUDA core sebanyak 2.560. Kedua VGA
card GeForce GTX 1080 dan GTX Titan terbaru ini akan sama-sama mengusung
jenis memori GDDR5X buatan Micron, dengan penggunaan daya sekitar 250
Watt. Namun kabarnya untuk GTX Titan terbaru ini akan memiliki jumlah
VRAM sebanyak 24GB, dua kali lipat lebih banyak dari GeForce GTX 1080.
Sejumlah perusahaan tengah mengembangkan mobil otonomos (self-driving car). Meskipun masih dalam tahap uji coba, mobil otonomos diperkirakan akan menjadi tren di masa depan.
Mobil yang digunakan Uber adalah mobil hybrid Ford Fusion. Dikutip dari The Verge, Sabtu (21/5/2016), mobil otonomos ini belum digunakan untuk kebutuhan transportasi, melainkan untuk pemetaan data termasuk uji coba kendaraan.
Kendati
demikian, Uber masih menyediakan pengemudi terlatih di belakang kemudi
mobil tersebut. Mobil itu dilengkapi dengan radar, pemindai laser, dan
kamera beresolusi tinggi untuk memetakan detail di lingkungan sekitar.
(sumber : liputan6.com)
GeoOrbital Wheel adalah nama alat yang mana alat tersebut akan dipasangkan di roda sepeda.
Namun roda sepeda ini bukanlah roda sepeda biasa karena dapat
menjadikan sepeda biasa Anda menjadi sebuah sepeda elektrik yang dapat
berjalan sendiri, tanpa harus mengayuh pedal.
Cara kerja GeoOrbital Wheel ini digerakkan oleh tiga buah motor, yang
disokong oleh baterai dengan jenis Lithium-Ion 36V buatan
Panasonic. Untuk pemasangannya sendiri terbilang praktis karena hanya
membutuhkan waktu kurang dari 60 detik dan tidak memerlukan alat bantuan
seperti obeng, tang atau palu. Oh ya jarak yang dapat ditempuh oleh
roda ini mampu mencapai 20 mil, atau sekitar 32 kilometer tanpa mengayuh
pedal. Namun jika Anda juga mengayuh pedal sepeda Anda, jarak yang
dicapai mampu menyentuh angka 80 kilometer.
Tanah longsor sejatinya merupakan peristiwa alam. Meski demikian, tanah
longsor bisa diminimalisasi berkat sistem deteksi dini longsor yang
diciptakan seorang peneliti Indonesia.
Teuku Faisal Fathani, peneliti sekaligus penemu alat pendeteksi longsor
dari Universitas Gadjah Mada, terinspirasi dari alat-alat pendeteksi
gempa asal Jepang yang dibawa oleh Japan International Coorporation
Agency (JICA) saat menanggulangi bencana longsor di Indonesia pada 1999.
Alat pendeteksi longsor yang terdiri dari penakar hujan, ekstensiometer, tiltmeter, dan
alat untuk memantau fluktuasi muka air tanah tersebut dibawa ke
Kecamatan Kalibawang, Kulon Progo, Yogyakarta untuk memantau pergerakan
tanah.
Kabar terbaru datang dari WhatsApp Web, kini pengguna sudah bisa
saling mengirimkan dokumen dengan format teks file Google Drive dengan
format PDF.
Aplikasi WhatsApp berformat PDF tersebut telah mendapatkan pembaruan
update ke versi terbarunya, dengan penambahan berbagai fitur sekaligus
pada tampilannya.
Diwartakan dari Android Police, Minggu (15/5/2016), kini pengguna WhatsApp melalui browser di laptop maupun PC komputer sudah bisa saling mengirimkan dokumen.
Sejauh ini, ada beberapa perbaikan fitur pengiriman dokumen
diperbarui. Sekarang Anda dapat mengirim file seperti doc, docx, ppt,
pptx, xls, atau file xlsx, bahkan file seperti PDF.
Selain itu, perubahan kecil yang signifikan pun terjadi pada aplikasi
ini, di mana pengguna sudah bisa melampirkan dokumen dari Google Drive
untuk mengirim file.
Perusahaan asal Korea, yaitu LG
telah resmi mengumumkan perangkat kamera aksi miliknya yang akan
mendukung jaringan LTE dan Youtube Live. Perusahaan asal negeri ginseng
tersebut mengatakan bahwa perangkatnya merupakan kamera aksi pertama di
dunia yang memiliki konektivitas LTE.
Dengan jaringan LTE tersebut, pengguna dapat melakukan streaming video ke Youtube Live tanpa harus melalui perangkat smartphone.
LG Action CAM dikatakan mendapatkan sertifikasi IP67 yang dapat tahan
terhadap debu, pasir, dan air. Dengan begitu, kamera tersebut akan tahan
dalam air selama 30 menit di kedalaman 1 meter.
Selain itu, kamera tersebut juga ditenagai oleh baterai berdaya 1.400
mAh yang mampu merekam video beresolusi full HD selama empat jam.
Kameranya sendiri memiliki 12,3 megapiksel dengan bantuan RAM sebesar 2
GB di lini pemrosesan. Untuk penyimpanan gambar, LG memfasilitasinya
dengan sebuah slot yang dapat diisi oleh micro SD berkapasitas 2 TB.
Kabarnya Action CAM LG akan segera diluncurkan di Korea Selatan dan disusul secara global.
yah.. Kita tunggu kapan kamera canggih ini akan di release...
Tak mau kalah dari seniornya, Whatsapp, kali ini Telegram yang mengumumkan pembaruan pada aplikasi pesan instan miliknya. Dengan merilis beberapa pembaruan yang tampaknya belum dimiliki oleh aplikasi sejenis lainnya, yakni edit pesan dan mention.
Seperti dilansir Android Police,
Senin (16/5/2016), pembaruan Telegram versi 3.9.0 dapat memungkinkan
penggunanya untuk mengedit pesan meskipun telah terkirim sebelumnya.
Namun, terdapat batas waktu untuk memperbaiki ketikan yang telah
terkirim tersebut. Pesan yang sudah dikirim dapat diedit dalam kurun
waktu dua hari setelah pesan tersebut dikirim.
Nah.. Bagi kalian yang sering typo ketika berkirim pesan. Pembaruan fitur ini sangat berguna bukan?
Selamat mencoba....
Seperti yang dilansir dari Tom’s Hardware, Sabtu (7/5/2016),
disebutkan bahwa game dari EA dan DICE tersebut bakal diberi nama
Battlefield 1. Seperti yang kita tahu bahwa serial Battlefield sendiri
sudah mencapai angka 4, dan serial terakhirnya adalah Battlefield:
Hardline.
Aleks Grondal selaku produser senior dari DICE menjelaskan bahwa
judul Battlefield 1 ini merupakan refleksi dari latar pada game ini,
yang mana kita nantinya akan dibawa kembali pada masa perang dunia 1.
Jadi pada game ini kita tidak akan disuguhkan dengan persenjataan dan
teknologi canggih. Sebagai penunjang kualitas grafis yang memukau, EA
dan DICE menggunakan engine andalan mereka, Frostbite 3.
Pada trailer yang diunggah belum lama ini, nampak bahwa atmosfir perang
dunia 1 sangat kental, seperti perang dengan segerombolan kavalari kuda
di padang pasir, menggempur musuh melalui parit-parit yang merupakan
khas perang dunia, baku tembak di udara dengan pesawat tempur, gempuran
tank, serta tidak ketinggalan juga ada balon udara raksasa.
(sumber : beritateknologi.com)
Sekelompok peneliti dari Carnegie Mello nUniversity baru-baru ini telah
berhasil menemukan solusi dari masalah tersebut. Kelompok bernama
Future Interfaces Group itu memanfaatkan kulit di tangan pengguna untuk
berfungsi layaknya layar sentuh di smartwatch.
Untuk
melakukannya, sistem bernama SkinTrack ini menggunakan pancaran sinyal
dari cincin yang nantinya digunakan pemakai. Sinyal dari cincin tersebut
kemudian akan dihubungkan dengan jam pintar yang dipakai.
Jadi,
akan ada sinyal listrik frekuensi tinggi yang menyebar di lengan
pengguna saat jari yang memakai cincin menyentuh permukaan kulitnya.
Tak hanya itu, teknologi ini juga dapat dipakai dengan beberapa modus
berbeda. Pemakai cukup menyapu kulit untuk mencari kontak, ataupun
menulis shortcut untuk membuka aplikasi tertentu.
Sayangnya,
untuk saat ini belum ada rencana teknologi ini akan diproduksi untuk
umum. Salah satu yang menjadi masalah adalah membuat cincin selalu
memiliki cukup daya untuk terus bekerja.
Kendati demikian, para
peneliti memastikan teknologi ini aman digunakan. Berdasarkan
penelitian, tak ada efek samping dari sinyal yang digunakan cincin untuk
terhubung dengan jam pada tubuh pemakainya.
(sumber: Liputan6.com)
Sekelompok mahasiswa asal Swiss telah mengembangkan sebuah robot
yang dapat bergerak lihai di dalam air. Hal itu dimungkinkan sebab
robot ini didesain dan dikembangkan serupa dengan salah satu hewan laut
yakni sotong.
Dikutip dari Business Insider, Jumat (6/5/2016), sekelompok mahasiswa Swiss Federal Institute of Technology tersebut ingin membuat sebuah robot yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Untuk
itu, para mahasiswa memakai desain sirip yang dibuat mirip dengan
sotong. Tak hanya bentuk, pergerakan sirip tersebut pun dibuat serupa
hewan yang sering disalahartikan sebagai cumi-cumi itu.
Rencananya Sepios digunakan untuk mendukung kegiatan fotografi bawah
laut dan pengamatan biota laut. Para mahasiswa juga mendesain robot ini
agar dapat menyelam hingga kedalaman 9 meter.
Sepios diklaim
lebih ramah lingkungan ketimbang robot serupa lainnya. Bahkan, Sepios
dipastikan tak akan mengeluarkan suara berisik dan mengganggu kehidupan
laut lain seperti rumput laut, jika dibandingkan robot yang menggunakan
baling-baling.
(Sumber: liputan6.com)
Dalam acara pameran teknologi SXSW (The South by Southwest) di
Austin, terdapat salah satu robot yang mencuri perhatian pengunjung.
Robot ini diklaim memiliki sifat yang sangat mendekati manusia.
Robot yang dinamakan CommU (Communication Unity) adalah salah satu
contoh bagaimana sifat manusia dapat ditanamkan dalam sebuah robot.
CommU dapat mendengarkan pembicaraan manusia dan memberikan respon.
Bentuknya memang sedikit agak menyeramkan. CommU memiliki wajah
seperti bayi dengan tinggi 11 inci. Robot ini sudah diprogram untuk
berbicara pada sejumlah topik. Uniknya, ketika CommU menyadari kehadiran
manusia, ia langsung mengajaknya bicara.
"CommU dapat berbicara satu sama lain. Ketika di dekatnya ada
manusia, ia akan mengajak manusia tersebut untuk ikut dalam percakapan,"
kata Ishiguro, pencipta robot ini.
Ishiguro telah dikenal publik Jepang sebagai pembuat robot yang
handal. Di 2009, ia juga membuat robot bernama Geminoid. Demikian
seperti dikutip dari Tech Crunch, Minggu (8/5/2016).
Ektensi yang paling ditunggu pada browser Microsoft Edge kini telah
hadir dalam preview untuk Windows 10. AdBlock Plus saat ini telah
tersedia secara gratis yang dapat diunduh melalui Windows Store dan
secara otomatis akan terpasang setelah mengunduhnya.
Sebagaimana dilansir ZD Net,
Senin (9/5/2016), fitur dari AdBlock Plus tersebut dapat menghadang
iklan-iklan yang ada saat pengguna sedang berselancar di dunia maya.
Microsoft sebelumnya telah merilis ekstensi pada pertengahan bulan
Maret yang lalu dengan menghadirkan eksekusi unduhan terpisah dan
langkah-langkah aktivasi. Integrasi AdBlock Plus dengan Windows Store
diklaim membuat pemrosesan menjadi sedikit lebih lancar.
Ekstensi AdBloker hanya akan tersedia dalam versi Windows Insider dan
kemungkinan akan dirilis di musim panas tahun ini pada perhelatan ulang
tahunnya.
India yang merupakan pasar menjanjikan bagi Samsung dipilih sebagai
negara pertama yang kali melihat Galaxy J5 dan J7 (2016). Hari ini,
Senin 9 Mei 2016, Samsung resmi meluncurkan kedua smartphone tersebut dengan spesifikasi yang tak jauh berbeda dengan Galaxy J7.
Berdasarkan laporan gsm arena,
Senin (9/5/2016), Galaxy J5 2016 memiliki layar 5,2 inci 720p
Super-AMOLED, Chipset Qualcomm Snapdragon 410, RAM 2 GB, dan penyimpanan
16 GB dengan dukungan micro-SD. Kameranya bersensor 13
megapiksel kamera di belakang dan 5 megapiksel di depan dengan bukaan
f1.9 dan flash LED di kedua sisi, dukungan dual-SIM, baterai 3.100 mAh, serta berjalan di Android 6.0.1 Marshmallow.
Sementara Galaxy J5 (2016) mengusung layar 5,2 inci 720p
Super-AMOLED, Chipset Qualcomm Snapdragon 410, RAM 2 GB, penyimpanan 16
GB dengan dukungan micro-SD, 13 megapiksel kamera belakang dan 5 megapiksel di depan dengan aperture f1.9 dan flash LED di kedua sisi. Smartphone ini juga didukung dual-SIM, baterai 3.100 mAh, serta berjalan di Android 6.0.1 Marshmallow.
Kedua smartphone sama-sama tersedia dalam varian warna warna hitam, emas, dan rose gold. Bagian yang lebih mewah, Galaxy J5 dan J7 2016 juga memiliki potongan berbingkai berlian dan metal finish plastic di bagian punggung.
(sumber: Okezone.com)
Jelang rilis DOOM, Bethesda dan id Software secara resmi merilis informasi lengkap gim reboot first-person shooter (FPS) klasik ini.
Trailer itu memperlihatkan sedikit gameplay untuk single player mode di gim yang akan dirilis untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC tersebut.
Seperti yang sudah diduga, trailer tersebut sarat akan berbagai adegan berdarah dan ledakan, yang pastinya tidak akan mengecewakan fans berat seri klasik ini.
Selain merilis trailer resmi pertamanya, id Software dan Bethesda juga memberikan informasi lengkap untuk gamer yang ingin memainkan DOOM di PC.
Terkait
spesifikasi minimum, DOOM membutuhkan prosesor minimal sekelas Intel
Core i5/AMD FX-8320 dengan RAM 8GB, kapasitas kosong HDD sebesar 55GB,
kartu grafis NVIDIA GTX 670/AMD Radeon HD 7870, dan sistem operasi
Window 7 ke atas.
Bagi Anda yang tertarik untuk membeli, pre-order DOOM saat ini sudah tersedia untuk Xbox One, PlayStation 4, dan PC. Gim ini akan resmi dirilis pada 13 Mei 2016
Sekelompok peneliti dari Queen University baru saja berhasil mengembangkan sebuah layar smartphone dengan
teknologi terkini. Layar bernama HoloFlex ini diklaim sebagai layar
lentur pertama di dunia yang mampu menghasilkan gambar hologram.
para peneliti menggunakan susunan lensa kecil yang diletakkan pada layar
fleksibel 1.920 x 1.080 OLED. Hal itu memungkinkan seseorang melihat
gambar 3D tanpa membutuhkan kacamata atau proyektor khusus.
Namun untuk memunculkan gambar hologram, layar full-HD tersebut harus
dipecah terlebih dulu menjadi 16 ribu lingkaran berukuran 12 pixel. Hal
ini membuat keluaran gambar hanya beresolusi 160 x 104.
Sebelumnya, para peneliti juga telah menggunakan layar fleksibel tersebut untuk bermain gim dan membaca buku.
Berdasarkan uji coba tersebut, keberadaan layar fleksibel ini akan memudahkan pengguna berinteraksi dengan smartphone tanpa perlu menyentuh langsung. (sumber: liputan6.com)
Di era yang sudah canggih ini banyak orang menggunakan aplikasi di smartphone agar lebih mudah untuk berkomunikasi. tapi apa jadinya jika aplikasi di smarthphone membuat baterai Anda cepat terkuras?
Ini beberapa aplikasi yang bisa menguras baterai Anda, sebagaimana dilansir Androidpit, Rabu (4/5/2016).
Snapchat
Snapchat mungkin menyenangkan untuk sebagaian orang, tetapi aplikasi
ini membutuhkan sumber daya baik dari memori maupun baterai. Selain
menguras baterai, aplikasi ini juga mengonsumsi banyak penyimpanan
internal Anda.
Netflix
Salah satu aplikasi pengonsumsi baterai adalah Netflix. Netflix masuk
ke aplikasi untuk acara TV show dan movie. Sehingga layar ponsel Anda
mengonsumsi sebagian besar power ponsel.
Outlook
Aplikasi ini menjadi salah satu penyumbang penyebab borosnya baterai.
Entah apa yang membuatnya mengonsumsi baterai terlalu banyak,
disinyalir frekuensi sinkronisasi email yang terlalu tinggi menjadi
ancaman untuk baterai Anda.
Samsung baru saja memperkenalkan robot pintar yang ditujukan untuk membantu aktivitas penggunanya, bernama Otto.
Dilansir laman Engadget, Sabtu (30/4/2016), robot kecil bernama
Otto ini memiliki kesamaan fungsi dengan Amazon Echo. Robot ini mampu
menjawab pertanyaan yang diajukan oleh penggunanya, seperti 'bagaimana
cuaca untuk hari ini?'
Robot mungil
ini sudah dibekali dengan kamera HD untuk mengenali wajah manusia
sekaligus berfungsi sebagai kamera keamanan. Selain itu, ada pula layar
kecil untuk menampilkan variasi animasi berdasarkan aplikasi yang
digunakan.
Sayangnya, untuk saat ini Otto masih berupa produk purwarupa. Oleh
karena itu, belum dapat dipastikan kapan robot ini akan dirilis untuk
publik. Selain Otto, Samsung juga memperkenalkan platform Internet of Things besutannya yang diberi nama ARTIK.
(sumber: tekno.liputan6.com)